Woles
semuanya bisa kau lalui tersenyumlah Cantik Bersyukur itu Patokannya Rasa syukur merupakan benteng pertahanan kita supaya kita tidak hidup rakus. Hilangnya rasa syukur dikarenakan banyak hal, seperti tidak puas dengan apa yang telah didapatkan atau dimiliki. Padahal kunci agar hidup bahagia adalah dengan memperkuat rasa syukur kita kepada Allah SWT. Dengan bersyukur hidup akan bertambah berkah. Syukur disini adalah sebagai cara untuk menghalangi kita terhadap sikap yang tidak realistis dalam encapai keinginan. Fakta sebenarnya yaitu, Allah sudah menciptakan kita dengan berbagai kekurangan dan kelebihan. Tak usahlah meniru apa-apa dari orang lain yang memang mutlak tidak mungkin terjadi pada kita. Setiap orang itu diciptakan berbeda, tidak ada yang sama. Walaupun kekurangan itu membuat kita berada dibawah orang lain, setidaknya kita masih memiliki prestasi untuk terus menjadi lebih baik daripada orang lain. Be Yourself aja lagi! Setiap orang diciptakan dengan kekurangan dan kelebihan masing-masing. Orang yang tidak mampu menerima kekurangan dirinya, ia akan bersembunyi dibawah bayang-bayang orang lain. Sehingga cepat atau labat ia akan menjadi seorang yang rendah diri. Cara yang paling tepat dan cocok untuk menghadapi gejolak kehidupan ini adalah dengan mengenal dirinya sendiri. Baranng siapa mengenal dirinya sendiri, maka ia akan mengenal Tuhannya. Dengan menerima apa adanya yang ada dalam diri kita, maka hidup akan terasa tenang dan damai. Jangan Iri Hati Dong! Iri merupakan salah stu penyakit hati yang sangat serng menghampiri umat manusia.Orang yang iri selalu erasa tidak puas dengan apa yang dimiliki oleh orang lain. Rasa iri membuat kita selalu berpikiran negatif terhadap orang lain. Penilaian terhadap diri sendiri dianggap rendah, sehingga beban pikiran semakin berat. Iri dianggap positif jika hal yang membuat diri kita iri memotivasi kita untuk berbuat kebaikan.Apabila iri yang positif tersebut terus digali potensinya, maka kita akan menjadi insan yang terus menjadi lebih baik. Akan tetapi yang perlu digaris bawahi yaitu rasa iri positif tersebut bukan untuk menjatuhkan orang tersebut. Dala sabda Nabi pun diungkapkan bahwa iri itu akan memakan kebaikan-kebaikan. Kenapa sih Harus Benci! Rasa benci itu muncul karena adanya perbedaan. Seorang yang memiliki rasa benci hatinya akan selalu diliputi perasaan yang membuat sesak hati. Sehingga rasa benci itu meemrlukan penyembuhan. Sebab kebencian itu memperburuk keadaan dan bisa merusak keadaan. Kebencian juga mengikis keinginan kita. Oleh karena itu, kita harus menghilangkan rasa benci yang merongrong diri. Ayo Belajar Mengenai Apa Saja! Belajar disini bukan dimaksudkan hanya ketika dalam kondisi formal saja. Akan tetapi seluruh kegiatan dijadikan sarana belajar. Segala yang Allah ciptakan pasti mengandung pelajaran. Belajar bisa meliputi sabar dalam menghadapi persoalan, belajar untuk tidak mengahakimi kesalahan, dan lain-lain. Sepanjang hidup kita haruslah untuk belajar, sebab ilmu Allah tiada batasnya. Gagal Siapa Takut? Kegagalan bukanlah akhir dari semuanya. Kegagalan merupakan gerbang menuju kesuksesan. Hal pertama yang harus kita jalani agar tidak menyesal adalah dengan membuka hati sejernih mungkin. Kita tidak perlu kwatir dengan kalah atau menang. Sebab seperti apapun keadaan nantinya, kita pasti harus tetap maju bukan?? Maka Tersenyumlah, Cantik! Murah senyum dan selalu ceria sepanjang hari akan menularkan rasa bahagia kepada oarang-orang disekitar kita. Senyumpun sangat mujarab untuk mengobati emosi dan membuat kita selalu berpikir positif. Senyuman dari seorang sahabat membuat kelelahan kita hilang. Membuat kita bahagia. Senyuuman memang ungkapan yang alamiah. Kita memang tidak dapat memungkiri bahwa tidak semua orang biasa tersenyum. Namun apabila kita sudah meniatkan untuk tersenyum, maka tersenyumpun menjadi hal yang sangat mudah. Terbaik atau Lebih Baik? Kita tidak perlu terbebani untuk menjadi yang terbaik, tapi aturlah siasat untuk selalu menjadi lebih baik setiap detiknya. Perbedaan keinginan menjadi terbaik kadang menyisakan kekecewaan ketika akhirnya apa yg kita lakukan jauh dari apa yg kita harapkan..
No comments:
Post a Comment